
Cirebon, 08 September 2026 , Himpunan Mahasiswa Jurusan Hukum Keluarga Fakultas Syariah Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) sukses menggelar kegiatan Ta’aruf Mahasiswa Baru (TAMARU). Mengusung tema “Pengenalan Hukum Keluarga Menghilangkan Apatis dan Menjadi Mahasiswa/i Skeptis dalam Dunia Hukum”, acara ini bertujuan membentuk karakter mahasiswa baru yang bernalar kritis serta responsif terhadap isu-isu hukum keluarga di masyarakat.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan 2 Fakultas Syariah, Dr. Izzudin, M.A. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran mahasiswa hukum untuk tidak sekadar menghafal pasal, tetapi juga berani menguji dan mempertanyakan dinamika hukum yang berkembang saat ini.
"Mahasiswa hukum keluarga tidak boleh apatis terhadap persoalan sosial dan hukum di sekitar. Sikap skeptis yang konstruktif adalah fondasi awal untuk melahirkan pemikiran hukum yang adil dan progresif," tegas Dr. Izzudin, M.A. saat membuka kegiatan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh segenap jajaran Senat Mahasiswa (SEMA) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syariah sebagai bentuk dukungan penuh terhadap proses adaptasi dan pembinaan mahasiswa baru di lingkungan fakultas.
Memasuki sesi materi utama, hadir sebagai narasumber H. Nursyamsudin, M.A. Dalam pemaparannya, beliau memberikan gambaran komprehensif mengenai peta perkuliahan di Jurusan Hukum Keluarga. Beliau menjelaskan kurikulum, kompetensi utama yang akan diraih, serta tantangan akademis yang akan dihadapi para mahasiswa selama studi.
H. Nursyamsudin, M.A. mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan masa perkuliahan sebagai ruang berdiskusi dan mengasah kepekaan analisis. Dengan pemahaman yang mendalam mengenai sistem hukum keluarga Islam di Indonesia, diharapkan para mahasiswa baru mampu menjadi akademisi dan praktisi hukum yang berintegritas.
Melalui penyelenggaraan TAMARU ini, Jurusan Hukum Keluarga Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon optimistis dapat mencetak generasi akademisi yang aktif, kritis, dan siap berkontribusi nyata bagi masyarakat.